Lontar Kanda Sangalukun

Pengider Bhuana dan Wariga di Lontar Kanda Sangalukun

Lontar tutur Kanda Sangalukun merupakan karya sastra berbahasa Jawa Kuno, namun ditulis dengan huruf Bali, mengungkapkan ajaran Pengider Bhuana yang dihubungkan dengan padewasan, Dharma Pewayangan, ajaran Kelepasan, ajaran tentang hakikat jiwa dari badan, dan juga menguraikan hubungan Pengider Bhuana dengan Bhuana Agung (makrokosmos) dan Bhuana Alit (mikrolosmos). Pengider Bhuana yang secara harafiah berarti perputaran arah… Detail



Lontar Yadnya Prakerti

Lontar Yadnya Prakerti

Terjemahan Naskah Lontar Yadnya Prakerti Hakikat Manusia dan Yadnya  Ini adalah Widhi Sastra Tapini, ajaran dari Bhatari Umadewi, Beliau yang dipuja sebagai dewa di Pura Dalem selaku dasar penegakan agama (gama kerti), serta perilaku bagi umat manusia. Adapun rinciannya meliputi: Dewakerti (persembahan kepada Dewa), Budakerti/Rikerti (kebaikan suci), Manusakerti (penyucian manusia), dan Jagatkerti (penyelamatan dunia). Demikianlah… Detail



Lontar Dewa Tattwa

Lontar Dewa Tattwa – Ritual Upakara dan Rekonstruksi Ekologi-Sosial

Lontar Dewa Tattwa memuat tentang tata cara melakukan ritual upakara yadnya seperti; melis (melasti/mekiis), upacara memungkah, mendirikan bangunan suci, mendirikan sanggar tawang dan upakaranya dan juga bermacam pedagingan dalam membangun tempat suci, seperti Meru, Gedong, Prasada, Padmasana, Ibu, semuanya hendak dilengkapi dengan Padagingan Nista, Madya, Utama. Selain itu, dalam lontar ini juga diuraikan mengenai Upacara Ngusabha… Detail



Lontar Bali Wariga Gemet

Lontar Bali Wariga Gemet – Konsep Waktu, Astronomi dan Psikofisik

Di dalam khazanah naskah wariga Bali, Lontar Wariga Gemet merupakan sebuah konstruksi pengetahuan holistik yang mengintegrasikan dimensi teologi, astronomi, matematika, filsafat ekologi, dan kondisi psikofisik manusia. Lontar Wariga Gemet mengajukan konsep waktu kualitatif-siklis, di mana setiap satuan waktu memiliki kepribadian, watak spiritual, dan resonansi energi tertentu yang secara langsung memengaruhi keberhasilan tindakan manusia. Lontar Wariga… Detail



Jiva dan Maya Brahman

Vedānta Dibalik Tattvabodha tentang Jiva dan Maya Brahman

Vedānta berasal dari Veda. Veda berarti pengetahuan dan anta berarti konklusif. Karena itu Vedānta berarti pengetahuan konklusif. Vedānta adalah filsafat yang membersihkan keraguan tentang Brahman. Pengetahuan di sini berarti bukan pengetahuan duniawi. Pengetahuan duniawi bersifat materialistis dan diperoleh untuk kesejahteraan materi. Pengetahuan duniawi adalah tentang benda-benda duniawi dan jasmani. Pengetahuan spiritual berbeda dari pengetahuan duniawi…. Detail



Pengringkes Mantra Dasaksara

Pengringkes Mantra Dasaksara

1a/b | Om Awighnà pamastu namasidem. Iwastu satàwayanya, pangaringkes dasaksara, kawruhakna pasuk wetunya, yan sira wruha ring kalingan iki, tlas papa naraka bapabunta, tekang (sa)riranta, iki kamulaning panulak satru, mwang sarwa wisesa, sami pada kasor denya, anghing haywa wera ring wong lyan, apan dahating uttama aksara iki, rasamangkanak palanya, patemuning tastra : Sa Ba Ta A… Detail



Tutur Candrabherawa dengan Yudistira

Tattwa / Tutur Candrabherawa dengan Yudistira

Tutur Candrabherawa (Chandra Bhairava) secara tektual merupakan penggalan dari Kuntiyajña Nilacandra. Secara intrinsik tergolong lontar tutur / tattwa, disusun dalam bentuk prosa menggunakan bahasa Sanskerta singkat dan bahasa Kawi sebagai penjelasan. Di dalam tutur Candrabherawa, tentunya terkandung nilai- nilai ketuhanan sebagai pedoman hidup sampai saat ini. Ringkasan Tutur Candrabherawa Tokoh sentral yang ditampilkan dalam naskah… Detail



Tenung Wariga Gemet

Horoskop pada Tenung Wariga Gemet

Pranata mangsa berbasis peredaran matahari dan siklusnya (setahun) berumur 365 hari (atau 366 hari) serta memuat berbagai aspek fenologi dan gejala alam lainnya yang dimanfaatkan sebagai pedoman dalam kegiatan usaha tani maupun persiapan diri menghadapi bencana (kekeringan, wabah penyakit, serangan pengganggu tanaman, atau banjir) yang mungkin timbul pada waktu-waktu tertentu. Pranata Mangsa sendiri berasal dari… Detail



Mantra, Shakti dari Shabda Brahman

Sumber tekstual dari Mantra dapat ditemukan dalam Veda, Purana dan Tantra. Kitab Suci yang terakhir pada dasarnya adalah Mantra-Shastra. Bahkan itu disebut secara umum oleh Sadhaka dan bukan Tantra Shastra. Dan demikian dikatakan dari semua Shastra, dilambangkan sebagai tubuh, bahwa Tantra Shastra yang terdiri dari : Mantra adalah Paramatma nya, Veda adalah Jivatma nya, Darsana… Detail



Lontar Tutur Parakriya

Tutur Atma Prasangsa

Teks Atma Prasangsa ini merupakan salinan lontar yang memuat ajaran Sivaistik sesuai dengan penjelasannya bahwa tujuan akhir adalah menuju ke Siva Lokha. Tokoh utama dalam Teks Atma Prasangsa yang paling menonjol yaitu “Bhagawan Penyarikan”. Sang Bhagawan Penyarikan ini dilukiskan sebagai seorang Brahmana yang mengetahui tentang ajaran Veda salah satunya mengenai perjalanan sang roh dan menegetahui… Detail