Benang Merah Antara Yoga Vrhasapati Tattwa dengan Yoga Sutra Rsi Patanjali

Kata Yoga berasal dari bahasa sansekerta dari urat kata yuj yang artinya menghubungkan atau hubungan yang harmoni dengan objek yoga. Sedangkan menurut Rsi patanjali dalam kitab yoga sutra mendefinisikan yoga:  Yogas citta vrtti nirodahah Yogasutra I sloka 2 Terjemahannya: Mengendalikan gerak-gerik pikiran, atau cara untuk mengendalikan tingkah polah pikiran yang cenderung liar, bias, terikat oleh aneka ragam objek yang… Detail

Calonarang Dalam Upacara Pratistha Sudamala Bhumi

Calonarang adalah nama salah satu karya sastra di Bali, yang bersumber dari pemerintahan jaman Airlangga di Jawa Timur. Di Bali ada yang berbentuk prosa demikian juga berbentuk geguritan yang meceritakan Tating Mas dan Tating Rat. Tating Mas bertapa di Pura Kuburan atau Pura Kayangan mendapat penugrahan kesaktian dari Bhatari Durgha yang kemudian setelah kawin dengan… Detail

Melepaskan Atma Untuk Mencapai Moksha

Banyak tanda akan datangnya kematian seperti adanya umur tua, rambut yang sudah memutih, datangnya penyakit dan bahkan penyakit yang tak kunjung sembuh, berkurangnya gairah hidup dan sebagainya. Untuk mengetahui tanda datangnya kematian secara mendalam sungguh sulit tetapi dalam Lontar Ganapati Tattwa sebagai pertanda akan datangnya kematian dituliskan lebih spesifik pada penginderaan seperti datangnya suara Ardhacandra… Detail

Kajeng Kliwon, Hari yang di Keramatkan Bali

Seperti yang kita ketahui bahwa Rerainan (Hari) Kajeng Kliwon di Bali begitu dikeramatkan. Upacara Kajeng Keliwon dilaksanakan setiap 15 hari kalender. Upacara dan upakara-upakara yang wajîb dilakukan pada hari Kajeng Kliwon hampir sama dengan upacara dan upakara Kliwon lainnya. Para leluhur zaman  dahulu, sudah menetapkan bahwa cara yang cocok untuk menerapkan ajaran suci tersebut adalah… Detail

Kekuatan Magis Tradisi Perang Ketupat di Bali

Bali telah  terkenal dengan kebudayaan oleh karena  keunikan dan kekhasannya yang tumbuh dari jiwa agama Hindu. Agama Hindu  yang merupakan roh  kebudayaan dan adat  luluh menjadi satu kedalam kreativitas masyarakat Bali. Setiap aktivitas  mengandung unsur-unsur  relegi didasarkan atas suatu getaran jiwa yang disebut emosi keagamaan. Emosi keagamaan  ini menjiwai  pula sistem keyakinan yang diturunkan melalui mitologi-mitologi dan dongeng-dongeng… Detail

Kepercayaan Animisme bagi orang primitif

Animisme  berasal dari bahasa Latin “anima”  yang artinya  nyawa, roh  atau sukma. Maksudnya   ialah kepercayaan  bahwa setiap  benda  itu mempunyai roh, baik pada benda hidup maupun benda mati. Kadang-kadang juga disebut  orang dengan serba sukma. Mereka percaya  kepada roh, dan juga memuliakannya. Sebab mereka berkeyakinan bahwa roh itu dapat memberi manfaat kepada kehidupan manusia, serta… Detail

Pokok Ajaran Hindu Kaharingan Bagi Suku Dayak

Hindu sebagai suatu agama atau keyakinan, kepercayaan dari sebagian penduduk Republik Indonesia, sebagai dasar untuk menjaga suatu keharmonisan dalam kehidupan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sesama umat manusia dan manusia dengan roh/ leluhur sehingga tercapainya ketenangan jiwa. Sedangkan Kaharingan adalah suatu Agama/Kepercayaan/Keyakinan asli bagi penduduk pribumi suku Dayak di Kalimantan khususnya Kalimantan Tengah. Dalam kehidupan orang… Detail

Lontar Leak Bali dan Jenis Pengleakan

Di pulau Bali,  Lontar adalah sebagai salah satu Sastra dari daun-daun pohon siwalan yang sudah tua. Lontar dengan segala isinya merupakan salah satu warisan kekayaan rohani orang Bali yang memiliki arti yang sangat penting dan strategis. Sastra / Lontar-lontar di Bali, secara kualitatif maupun kuantitatif memiliki nilai yang sangat berharga. Pembagian kepustakaan lontar Bali lebih… Detail

Siwa Lingga dalam sastra Saiva siddhanta

Dalam susastra Hindu di Bali banyak dijumpai ajaran Saiva siddhanta. Ajaran Saiwa Siddhanta di Bali merupakan kelanjutan dari ajaran Sekte Saiva Gama yang masuk ke Indonesia sekitar abad ke 4. Namun dengan perpaduan antara konsep-konsep Saiva, Tantra, Buddha Mahayana, Trimurthi dan juga paham Waisnawa maka lahirlah konsep Saiva Siddhanta Indonesia. Adapun konsep ajaran Saiva Siddhanta Indonesia… Detail

Stuktur & Makna Pura di Bali berdasarkan Asta Kosala-Kosali

Konsep bangunan Pura di Bali mengacu pada pemahaman umat Hindu Bali terhadap Alam dan ajaran agama Hindu. Konsep pembuatan arsitektur Pura mengacu pada Sastra /Lontar Asta Kosala-Kosali yang di dalamnya terdapat falsafah perwujudan arsitektur Pura yaitu Tri Hita Karana, Panca Maha Bhuta, Nawa Sanga. Ketiga falsafah tersebut menjadi dasar pembuatan arsitektur Pura yang di dalamnya… Detail