Teologi Siwa Bhujangga dalam Tutur Batur Kalawasan Petak

Naskah lontar Batur Kalawasan Petak diklasifikasikan secara filologis ke dalam genre “Tutur” atau naskah filosofis dan ajaran esoterik, teks ini selain berfungsi sebagai rekaman silsilah atau mitologi penciptaan, juga memuat sistem filsafat, tata laksana ritual eskatologis, strategi resolusi konflik sosial, hingga catatan geopolitik yang merekam transisi peradaban Nusantara dari era keruntuhan Majapahit di tanah Jawa… Detail



Lontar usana bali

Tutur Usana Bali : Jejak Kosmis, Ekologi dan Peradaban Bali Kuno

Naskah Lontar Uśana Bali menempati kedudukan yang sangat sentral. Naskah ini merupakan sebuah monumen literasi yang merekam dialektika peradaban Bali Kuno, menghadirkan sintesis yang luar biasa antara rekaman historiografi politik, mitologi peperangan kosmis, teologi sosial yang emansipatoris, hingga kodifikasi seni pertunjukan dan tata kelola ekologi. Artikel ini disusun sebagai sebuah analitis terhadap naskah Uśana Bali,… Detail



Raja-raja dan Para Arya Bali Kuno

Sejarah (Babad) Raja-raja dan Para Arya Bali Kuno

Keberadaan Bali sekarang ini tentunya tidak lepas dengan sejarah panjang masa lalu yang menyangkut keberadaan kerajaan Bali kuno di pulau Bali. Pada masa pemerintahan kerajaan Bali kuno tersebut, raja-raja silih berganti memegang tapuk pemerintahan, apakah itu karena keturunan ataupun saudara termasuk juga dari dinasti yang berbeda. Tercatat dalam sejarah Bali Kuno dinasti Warmadewa yang memerintah… Detail



Jaratkaru seorang anak pada Leluhur

Carita Jaratkaru, Kewajiban seorang anak pada Leluhur

Adapun Carita Jaratkaru muncul dalam bab V, yang oleh Sri Reshi Anandakusuma dibukukan secara tersendiri dalam bentuk Putru Astika Carita. Cerita ini juga termuat dalam Peparikan Adiparwa hasil kreativitas I Wayan Djapa. Carita Jaratkaru adalah salah satu cerita bagian dari Adiparwa. Adiparwa merupakan parwa pertama dari delapan belas parwa Mahabharata yang dikenal dengan Astadasaparwa. Sebagai sastra parwa umumnya, Cerita Jaratkaru juga… Detail



Babad Sira Arya Kubontubuh

Babad Sira Arya Kubontubuh – Kuthawaringin

Bhatara Ra Hyang Dimaharaja Manu turun di Tanah Jawa pada tahun Çaka 530 (tahun 608 Masehi), bulan Citra, hari kedua belas bulan hidup, wuku Julung Pujut. Baginda bermukim di Medang Kemulan, seraya mengadakan Yoga Samadhi. Sehingga tanah Jawa menjadi aman dan makmur semenjak Baginda Ra Hyang Dimaharaja Manu bertahta. Baginda memperoleh keturunan bernama Sri Jaya… Detail



Sejarah Lingga Yoni di Pura Kancing Gumi

Sejarah Lingga Yoni di Pura Kancing Gumi

Lingga di Pura Kancing Gumi yang berada di Desa Adat Batu Lantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung memiliki fungsi sebagai tempat untuk melakukan persembahyangan bagi masyarakat di Desa Sulangai dan masyarakat umum karena status pura merupakan pura Kahyangan Jagat atau pura umum.  Lingga di Pura Kancing Gumi bentuknya tidak seperti Lingga-Lingga yang ditemukan di Indonesia… Detail



Palinggih di Pura Masceti

Sejarah Perkembangan Bangunan Palinggih di Pura Masceti

Berbicara tentang sejarah Pura Masceti tampaknya tidak begitu mudah, oleh karena sumber-sumber tertulis terutama yang berupa prasasti, merujuk kepada sejarah pura hampir tidakada. Walaupun demikian, akan dicoba mengungkapnya dengan menggunakan sumber-sumber lain, seperti artepak yang ada di lingkungan pura, alam dan lingkungan di sekitarnya, purana, babad, tattwa, dan sumber-sumber lainnya yang menyinggung keberadaan Pura Masceti…. Detail



Sejarah, Struktur dan Pujawali di Pura Multikultur Batu Meringgit

Multikultur di Pura Batu Meringgit memberikan implikasi terhadap rasa solidaritas dan kesatuan dalam perbedaan agama, memberikan cerminan moral sebagai sebuah simbol kebhinekaan,  sebagai hasil dari kuatnya etos persaudaraan lintas enik. Secara umum dapat dikatakan bahwa, palinggih multikultur di Pura Batu Meringgit berhasil meciptakan realitas kehidupan agama yang berbudaya, meningkatkan kerukunan umat beragama, mengintensipkan dialog antar… Detail



Mitologi Palinggih Multikultur di Pura Gambur Anglayang

Berbicara mengenai deskripsi historis dari Pura Gambur Anglayang, maka dapat dikatakan bahwa tidak ditemukan dokumen tertulis, yang mampu memberikan ulasan secara mendetail terkait dengan perjalanan sejarah terbangunnya Pura. Berdasarkan penuturan Penyarikan (sekretaris) Pura atas nama Nyoman Laken mengatakan bahwa, Pura Gambur Anglayang merupakan salah satu tempat suci yang memiliki usia tertua apabila dibandingan dengan beberapa… Detail



Cerita Brayut

Ajaran Tantra Yang Terkandung dalam Cerita Brayut

Dalam gaguritan Brayut diceritakan keluarga Brayut adalah seorang penganut Budha. Di saat perayaan Galungan Pan Brayut membuat berbagai bentuk makanan olahan daging babi untuk dipersembahkan sebagai sesaji. Sementara istrinya masih tertidur lelap karena kelelahan mengurusi anaknya yang berjumlah 18 termasuk yang masih dalam kandun­ gan. Berbagai polah anak-anaknya yang membuat si ibu menjadi sangat terkuras… Detail