Purwa Karma oleh Mpu Kanwa, Jalan Yoga Untuk Mencapai Guna Widya

Istilah purwa karma yang ditulis oleh Mpu Kanwa merupakan istilah lain dari karma yoga. Bahwa ajaran karma ini telah diajarkan oleh orang-orang arif Hindu dari sejak purwa kala jaman purwa. Premis utama ajaran ini adalah “ulah apageh magêgwana rasàgama buddhi têpêt” perilaku yang berpegang teguh tepat pada rasa, agama, dan buddhi. Ulah apagêh dimaksud adalah… Detail

Hakikat Siwa Sebagai Guru Tertinggi ( Adi Guru dan Adi Yogi )

Dalam perhitungan hari-hari menurut kalender Jawa Bali yang berumur 210 hari ada disebutkan Asta wara. Salah satunya adalah guru. Asta wara: Sri, Indra, Guru, Yama, Rudra, Brahma, Kala, Uma. Maka apabila ada wuku (pekan) yang tanpa guru, hari tersebut tidak baik untuk memluai suatu pelajaran, untuk mendalami ajaran-ajaran kerokhanian atau hal-hal yang bersifat sekuler. Guru… Detail

Brahma Vidya & Pokok Ajaran Siwa Siddhanta Dalam Bhuwana Kosa

Dalam Weda, kitab suci Hindu ilmu yang mempelajari tentang Tuhan dinamakan brahma vidya atau brahma tattva jnana. Brahma diartikan Tuhan, yaitu gelar yang diberikan kepada Tuhan sebagai unsur yang memberikan kehidupan pada semua ciptaanNya, Yang Maha Kuasa. Vidya atau Jnana kedua-duanya artinya sama yaitu ilmu. Tattva berarti hakikat tentang Tat atau “Itu”, yaitu Tuhan dalam… Detail

Siklus Hidup Manusia Hindu, Berdasarkan Lontar Tutur Rare Angon

Lontar Tutur Rare Angon merupakan Lontar yang berisikan bagaimana perjalanan Manusia dari semenjak dibuat (Sperma & Sel Telur) sampai manusia tersebut meninggal dunia, beserta upacara-upacara yang biasa dilaksanakan baik dari semenjak masih dalam kandungan sampai upacara disaat Manusia sudah meninggal dunia. Manusia Hindu-Bali meyakini bahwa dirinya diciptakan oleh Ida Sang Hyang Widhi (Tuhan) sebagai makhluk… Detail

Kisah Lengkap Rangda Jirah Dan Penyucian Calon Arang Oleh Mpu Baradah

Konon tersebutlah sebuah kerajaan yang sangat besar, Daha namanya. Rajanya bernama Raja Airlangga, seorang raja yang sangat adil. Pada suatu pagi saat kabut masih tebal, raja setengah tua itu keluar dari istana. Rambutnya mulai memutih dan jenggotnya panjang. Meskipun sudah kelihatan tua, ia masih kelihatan perkasa. Raja Airlangga terkenal sebagai raja yang bijaksana dan adil,… Detail

Kesadaran Atman – Istirahat Dalam Kedamaian Melalui Sadhana

Dalam kehidupan ini kita semua memiliki masalah-masalah. Ada banyak sekali ragam dan jenis masalah-masalah yang kita hadapi dalam perjalanan kehidupan. Tujuan utama setiap manusia terlahir ke alam marcapada ini adalah untuk belajar, berjuang dan berproses untuk menyempurnakan kembali kesadaran Atman. Menyadari semua bentuk kebahagiaan dari luar seperti itulah yang menjadi bahan perenungan bagi kita semua,… Detail

Kanda Pat (Catur Sanak), Kekuatan Antagonis pada Manusia

Ketegangan antara kekuatan kebaikan dan kejahatan dijelaskan dalam Kanda Pat (kanda mpat). Kanda Pat adalah ‘keempat saudara’ yang menyertai setiap orang sejak dalam kandungan atau, lebih tepat, sejak lahir sampai mati . Mereka disebut juga catur nyama atau sanak catur.Keempat saudara yang dimaksudkan itu adalah yeh nyom (air ketuban), getih, rah (darah), lamas (selubung halus… Detail

Budaya Rendah Hati Bukan Rendah Diri

Tat twam asi. Dia, itu, adalah AKU juga. Karena di dalam dia, di dalam masing-masing mereka. Di dalam setiap ciptaanku adalah AKU. Karena itu, semua kamu, semua manusia adalah bersaudara. Semua makhluk manusia adalah bersaudara, satu dalam kemanusiaan, satu dalam berbumi dan satu dalam alam semesta. Hormat kepada diri sama artinya dengan hormat kepada orang… Detail

Menyame Braya, Persaudaraan dalam Perbedaan

Masyarakat Bali dalam menghayati penyamabrayan mengibaratkan bahwa kehidupan sosial yang plural dalam relasinya itu ibarat sebuah pohon: bahwa akar pohon diibaratkan adalah Tat Twam Asi (Aku adalah Kamu: manusia pada hakekatnya adalah satu), batangnya adalah vasudewam khutumbhakam (kita semua adalah keluarga), menyama braya adalah cabangnya, sedangkan daun, bunga dan buah adalah kerukunan. Hanya dengan memiliki… Detail

Hidup Selaras Dengan Alam

Hidup Selaras Dengan Alam Seperti hewan, dalam diri manusia juga terdapat “basic instinct” yaitu insting untuk makan, minum, tidur dan sebagainya. Sebenarnya tidak ada yang salah untuk memenuhi kebutuhan tersebut, karena hal-hal demikian merupakan pemenuhan kebutuhan fisik agar manusia dapat mempertahankan hidupnya. Akan tetapi hewan memenuhi kebutuhan dasar secukupnya berdasar kebutuhan, sedangkan sebagian manusia yang… Detail