Purwa Karma oleh Mpu Kanwa, Jalan Yoga Untuk Mencapai Guna Widya

Istilah purwa karma yang ditulis oleh Mpu Kanwa merupakan istilah lain dari karma yoga. Bahwa ajaran karma ini telah diajarkan oleh orang-orang arif Hindu dari sejak purwa kala jaman purwa. Premis utama ajaran ini adalah “ulah apageh magêgwana rasàgama buddhi têpêt” perilaku yang berpegang teguh tepat pada rasa, agama, dan buddhi. Ulah apagêh dimaksud adalah… Detail

Kesadaran Atman – Istirahat Dalam Kedamaian Melalui Sadhana

Dalam kehidupan ini kita semua memiliki masalah-masalah. Ada banyak sekali ragam dan jenis masalah-masalah yang kita hadapi dalam perjalanan kehidupan. Tujuan utama setiap manusia terlahir ke alam marcapada ini adalah untuk belajar, berjuang dan berproses untuk menyempurnakan kembali kesadaran Atman. Menyadari semua bentuk kebahagiaan dari luar seperti itulah yang menjadi bahan perenungan bagi kita semua,… Detail

Benang Merah Antara Yoga Vrhasapati Tattwa dengan Yoga Sutra Rsi Patanjali

Kata Yoga berasal dari bahasa sansekerta dari urat kata yuj yang artinya menghubungkan atau hubungan yang harmoni dengan objek yoga. Sedangkan menurut Rsi patanjali dalam kitab yoga sutra mendefinisikan yoga:  Yogas citta vrtti nirodahah Yogasutra I sloka 2 Terjemahannya: Mengendalikan gerak-gerik pikiran, atau cara untuk mengendalikan tingkah polah pikiran yang cenderung liar, bias, terikat oleh aneka ragam objek yang… Detail

Melepaskan Atma Untuk Mencapai Moksha

Banyak tanda akan datangnya kematian seperti adanya umur tua, rambut yang sudah memutih, datangnya penyakit dan bahkan penyakit yang tak kunjung sembuh, berkurangnya gairah hidup dan sebagainya. Untuk mengetahui tanda datangnya kematian secara mendalam sungguh sulit tetapi dalam Lontar Ganapati Tattwa sebagai pertanda akan datangnya kematian dituliskan lebih spesifik pada penginderaan seperti datangnya suara Ardhacandra… Detail

Kalepasan (Moksha) dalam Lontar Ganapati Tattwa

Ada tiga prilaku orang yang ingin mencapai kebebasan yaitu sakala (berbadan Triguna; satwa, rajas dan tamas) kewala suddha (melepaskan diri dari kebahagiaan duniawi), dan malinatwa (tak ternoda oleh keterikatan duniawi di anggap Siwa Suci). Selanjutnya ada tiga sarana agar orang mencapai kebahagiaan bathin yaitu Wairagyaditraya (memiliki pengetahuan tinggi), Pararogya(meninggalkan keterikatan duniawi), Dhyanaditraya (pemusatan pikiran/samadi dengan… Detail