dampak kelahiran sesar pada karma

Dampak Karma Terhadap Rekayasa Waktu Persalinan Operasi Sesar

Fenomena modernisasi dalam dunia kedokteran tidak hanya membawa perubahan pada aspek klinis kesehatan reproduksi, tetapi juga menyentuh relung terdalam dari eksistensi manusia, khususnya dalam masyarakat yang memegang teguh nilai-nilai tradisional dan spiritual seperti di Bali. Kelahiran, yang secara tradisional dipandang sebagai peristiwa sakral yang diatur oleh hukum alam dan sinkronisitas kosmik, kini telah bergeser menjadi… Detail



Utarayana dhaksinayana

Utara Yana dan Daksina Yana – Dualitas Kosmik Waktu dan Ruang

Dalam bentangan pemikiran teologis Hindu Bali, alam semesta tidak dipandang sebagai entitas statis, melainkan sebuah dinamika kinetik yang terus berdenyut dalam ritme siklik. Konsep kosmologi Bali melampaui pemetaan fisik astronomi semata; ia merupakan sebuah sistem hermeneutika yang menghubungkan Bhuwana Agung (makrokosmos/alam semesta) dengan Bhuwana Alit (mikrokosmos/tubuh manusia) melalui mediator yang disebut “Waktu” atau Kala. Di… Detail



Panca Durga

Pañca Durgā – Lima Kekuatan (Śakti) Dewi Durgā

Pañca Durgā adalah konsep penting dalam kepercayaan Hindu Bali, khususnya dalam tradisi Śaiva-Tantra, yang merujuk pada lima manifestasi atau kekuatan (Śakti) dari Dewi Durgā. Kelima kekuatan ini diyakini menguasai lima penjuru mata angin di dunia niskala (tidak tampak) dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan alam semesta dengan mengendalikan berbagai jenis energi negatif atau makhluk halus…. Detail



Taksu Agama Hindu Bali

Taksu – Sebagai Kekuatan Jati Diri Budaya dan Agama Hindu di Bali

Taksu adalah konsep sentral dalam Agama Hindu Dharma Bali, melampaui definisi sederhana charisma atau daya tarik. Taksu adalah anugerah Ida Sanghyang Widhi Wasa, sering dikaitkan dengan Sang Hyang Semara, yang hanya dapat diwujudkan melalui upaya manusia yang dijiwai oleh Bhakti (pengabdian spiritual), Profesionalisme (Gina), dan disiplin etika (Satyam). Ia berfungsi sebagai indikator spiritual yang dinamis,… Detail



Ajaran Kanda Pat (Catur Sanak)

Kanda Pat Bali Sebagai Kesatuan Filosofi Spiritual Nusantara

Konsep Kanda Pat (Bali) memiliki paralel yang sangat kuat dengan ajaran Jawa Kuno yang disebut Sedulur Papat Lima Pancer (Empat Saudara dan Satu Pusat). Konsep ini diyakini telah eksis dan berkembang pada masa kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Jawa. Bali menerima gelombang besar pengaruh keagamaan, sastra, dan filosofi dari Jawa, terutama setelah keruntuhan Majapahit (sekitar abad ke-15… Detail



Dasabayu Dasa aksara

Energi Hidup (Prana) di Dasa Bayu dan Dasa Aksara

Dasa Bayu (Dasa Wayu) adalah konsep penting dalam ajaran agama Hindu, khususnya di Bali, yang erat kaitannya dengan Dasa Aksara (sepuluh akṣara suci) dan prinsip energi kehidupan. Secara harafiah Daśābayu berarti : Daśā berarti “sepuluh”, Wāyu berarti “angin,” “udara,” atau “kekuatan hidup” (Prāṇa). Daśābayu merupakan salah satu dari tiga hal utama yang memberikan kehidupan pada… Detail



Gama Tīrtha / Gama Tiga

Agama Hindu Bali (Gama Tīrtha / Gama Tiga)

Salah satu sebutan untuk agama di Bali adalah Gama Tīrtha (Agama Air Suci). Kata tīrtha memiliki beberapa arti, yang paling umum di Bali diartikan sebagai air suci. Selain itu, tīrtha juga berarti tempat suci, karenanya sering kali tempat suci (Pura) disebut pula dengan patīrthan. Selain itu, tīrtha juga bisa diartikan guru suci. Dalam teksnya dijelaskan… Detail



Satu Kesatuan Sistem Keyakinan

Agama, Weda dan Tantra – Satu Kesatuan Sistem Keyakinan

Agama adalah kesatuan dari sistem pemikiran atau keyakinan dan kumpulan praktik, ini menjadi sangat erat hubungannya dengan Tantra. Agama pada dasarnya adalah tradisi dan Tantra adalah tekniknya ( Prayoga). Anda tidak dapat memikirkan yang satu tanpa memikirkan yang lain. Agama adalah bagian Sadhana dari Tantra. Tantra dan Agama mengutip kumpulan teks yang sama. Jika Tantra dikatakan lebih banyak… Detail



Pembentuk Karakter dan Takdir

Pikiran Pembentuk Karakter dan Takdir

Ketika seseorang berpikir di dalam hatinya, begitu juga dia adanya, tidak hanya mencakup seluruh keberadaan seseorang, melainkan juga sangat komprehensif sehingga menjangkau setiap kondisi dan keadaan hidupnya. Seseorang secara harfiah adalah apa yang dia pikirkan, karakternya merupakan kumpulan lengkap dari seluruh pikirannya. Sebagaimana tanaman berasal dari, dan tidak bisa tanpa benih, maka setiap tindakan manusia… Detail



Seluk-beluk Alam Astral (Niskala)

Seluk-beluk Alam Astral (Niskala)

Hal pertama, yang perlu diberi penjelasan dalam menggambarkan tentang alam astral (Niskala), yakni tentang realitasnya yang mutlak. Dalam menggunakan kata ini tidak menggunakannya dari segi metafisika, yang mengatakan segala sesuatu itu tidak-nyata, sebab sifatnya tidak tetap atau fana. Bagaimanapun juga mereka adalah sesuatu yang nyata dipandang dari segi pandang spiritual selama mereka ada. Mereka itu… Detail