Tutur Gong Wesi

Tutur Gong Besi, Pinugrahan dari Bhatara Dalem

Gong Besi adalah termasuk lontar tutur yang besrifat Siwaistik. Lontar ini tergolong muda dan kemungkinan besar ditulis di Bali. Ditilik dari isinya, lontar ini isinya lebih dari satu, hal ini dapat dimengerti karena adanya kebiasaan dari para penyalin lontar memasukan beberapa materi dalam satu lontar. Pokok-pokok isinya dapat disampaikan sebagai berikut : Bagian yang berisi… Detail



Kitab Sarasamuscaya

Intisari Kitab Sarasamuscaya – Tentang moral dan Etika

Kitab Sarasamuscaya disusun oleh Bhagawan Wararuci, kisaran abad ke 9-10, dengan dua bahasa yaitu Sanskerta dan bahasa Jawa Kuno (Kawi). Kitab Sarasamuccaya ini sebagai intisari yang terdapat di Astadasaparwa (Mahabharata), gubahan Rsi Wiyasa yang memuat sejumlah ajaran tentang moral dan etika. Arti Sārasamuścaya yaitu : Sāra artinya intisari, sedangkan samuścaya artinya himpunan. Inilah himpunan dari instisari ajaran… Detail



Tutur Bhagawan Kamandaka

Teologi, Politik dan Kepemimpinan dalam Lontar Bhagawan Kamandaka

Naskah Tutur Bhagawan Kamandaka meletakkan dasar epistemologis kekuasaan politik pada penyatuan yang erat antara ortopraksi ritual keagamaan dan fungsi pemerintahan praktis (Sanghyang Raja Niti atau Aji Kamandaka). Pemerintahan dalam naskah ini diposisikan sebagai mandat spiritual yang sakral. Bhagawan Kamandaka mengawali ajarannya dengan penegasan bahwa setiap tindakan politik dan upaya mempertahankan kekuasaan harus diawali dengan kepatuhan… Detail



Lontar Baberatan Wong Beling

Etika Suami dan Istri Hamil di Lontar Baberatan Wong Beling

Pada hakikatnya setiap manusia mendambakan apa yang disebut kebahagiaan yang kekal abadi. Tujuan hidup manusia adalah untuk mencapai dan melaksanakan dharma sebagai pengendali artha dan kama yang merupakan sarana untuk mencapai kebahagiaan. Setelah melewati masa Brahmacari, seseorang diwajibkan untuk memasuki masa grhasta. Dalam tingkat hidup grhasta asrama (berumah tangga) ini masalah artha dan kama menjadi… Detail



Lontar Medang Kemulan

Tutur Watugunung dalam Lontar Medang Kemulan

Tutur Medang Kemulan merupakan salah satu dari sekian banyak lontar tutur yang memuat tentang ajaran Siwa. Dilihat dari bahasa yang digunakan dan teks–teks sloka yang ada di dalamnya, maka tampaklah bahwa lontar Medang Kemulan termasuk lontar tua, tetapi lebih muda dibandingkan dengan lontar–lontar yang memuat ajaran Siwa yang lainnya seperti; Tattwa Jnana, Buana Kosa, Ganapati… Detail



Vijñāna Bhairava Tantra

Ajaran Rahasia Yoga di Vijñāna Bhairava Tantra

Vijñānabhairava adalah panduan singkat tentang Diri dan sarana untuk memperoleh pengetahuan langsung tentang Diri dan pada akhirnya mencapai realisasi Diri. Jadi ini adalah panduan praktik meditasi. Vijñānabhairava adalah teks utama Shaivisme Kashmir. Ini adalah teks tantra kuno yang tidak diketahui asal dan tanggalnya, tetapi lebih tua dari milenium pertama. Ini berkaitan dengan realisasi Diri dan dengan sejumlah… Detail



Lontar Sundarigama

Lontar Sundarigama – Tatacara Pelaksanaan Upacara Yadnya

Isi dari lontar ini adalah tatacara pelaksanaan upacara agama, yang merupakan sabda bhatara guru (Siwa) kepada para pendeta yang menjadi penasehat raja. Karenanya Sundarigama dipandang sebagai tradisi suci yang patut diwariskan secara turun-temurun dan patut disampaikan kepada setiap umat dan krama bali, agar wilayah tempat dilaksanakan upacara menjadi tentram dan kehidupan warga/rakyat pun menjadi sejahtera…. Detail



saraswati

Sabda (Suara), Aksara dan Pemujaan dalam Tutūr Aji Śaraśwatī

Tutur adalah teks yang berisi ajaran dan nasihat. Tutūr Aji Śaraśwatī berisi tentang ajaran kesehatan jasmani, rohani, dan kehidupan setelah mati (kamokṣan). Pembahasan dimulai dengan penjabaran makna simbolik dalam jenis (swalalita, wrĕśastra, modre) berserta fungsi aksara Bali. Hal ini dijelaskan pada awal kalimat pembuka naskah “wnang hingangge de sang wruhring sahalwaning akṣara wāya, prajñan ring… Detail



Lontar Pangujanan, untuk menurunkan Hujan

Lontar Pangujanan, untuk menurunkan Hujan

1b]. nyan pangujanan, mwang pangundang toya, śa, wingkaḥ hañar ring marggah agung, rajaḥ bwaya, sa, pisang běmbang, sdhaḥ ho pane hañar misi we, goning kayu tinumpang, panu tiga, wingkaḥ lĕbok ring pane, hinindiḥ pngasĕpan, ma, Oṅg, sang ngasih ing prana, pang hingsun sihan dewaya, tumus mumar ing sapta patala, Oṅg, cur, hamga bayu. Terjemahan :… Detail



gama tiga

Lontar Tattwa Gama Tiga – Harmonisasi Tattwa, Susila dan Acara

Lontar Tattwa Agama Tiga menyajikan sebuah risalah teologis komprehensif yang mengintegrasikan aspek esoteris (tattwa), sosial kemasyarakatan (susila), dan ritual praktis (acara) ke dalam satu kesatuan sistemis yang harmonis, melalui perpaduan pilar Igama, Ugama, dan Agama. Keseimbangan hidup hanya dapat dicapai ketika manusia mengasah kecerdasan batiniahnya (Igama), mematuhi hukum adat kemasyarakatan (Ugama), serta melaksanakan perbuatan nyata… Detail