Horoskop pada Tenung Wariga Gemet

Pranata mangsa berbasis peredaran matahari dan siklusnya (setahun) berumur 365 hari (atau 366 hari) serta memuat berbagai aspek fenologi dan gejala alam lainnya yang dimanfaatkan sebagai pedoman dalam kegiatan usaha tani maupun persiapan diri menghadapi bencana (kekeringan, wabah penyakit, serangan pengganggu tanaman, atau banjir) yang mungkin timbul pada waktu-waktu tertentu. Pranata Mangsa sendiri berasal dari… Detail



Mantra, Shakti dari Shabda Brahman

Sumber tekstual dari Mantra dapat ditemukan dalam Veda, Purana dan Tantra. Kitab Suci yang terakhir pada dasarnya adalah Mantra-Shastra. Bahkan itu disebut secara umum oleh Sadhaka dan bukan Tantra Shastra. Dan demikian dikatakan dari semua Shastra, dilambangkan sebagai tubuh, bahwa Tantra Shastra yang terdiri dari : Mantra adalah Paramatma nya, Veda adalah Jivatma nya, Darsana… Detail



Tutur Atma Prasangsa

Teks Atma Prasangsa ini merupakan salinan lontar yang memuat ajaran Sivaistik sesuai dengan penjelasannya bahwa tujuan akhir adalah menuju ke Siva Lokha. Tokoh utama dalam Teks Atma Prasangsa yang paling menonjol yaitu “Bhagawan Penyarikan”. Sang Bhagawan Penyarikan ini dilukiskan sebagai seorang Brahmana yang mengetahui tentang ajaran Veda salah satunya mengenai perjalanan sang roh dan menegetahui… Detail



Ngaben Dalam Lontar Yama Tattwa

Pengertian dasar ngaben secara umum didefinisikan sebagai upacara pembakaran mayat, kendatipun dari asala-usul etimologi itu kurang tepat. Sebab ada tradisi ngaben yang tidak melalui pembakaran mayat secara langsung, namun ada yang dengan simbol. Ngaben sesungguhnya berasal dari kata beya artinya “bekal” atau biaya. Ngaben atau meyanin dalam istilah baku lainnya yang disebut dalam lontar adalah… Detail



Terjemahan Teks Tantra Gandharva

Gandharva Tantra adalah karya penting Shri Vidya dan mengikuti Vamakeshvari Tantra. Berbeda dengan Agama, Tantra Gandharva dimulai dengan dua bait, pertama hormat kepada dewa Ganesha dan yang lainnya doa memohon perlindungan Dewi Kundalini. Tradisi mengenai kemunculan Tantra adalah dari orang bijak Vishvamitra, yang iri dengan kekuatan kenabian Vasishtha, melakukan penebusan dosa yang sulit, bahkan dengan… Detail



Lontar Angastya Prana

[1a] Ong Awignamastu nama sidam. Iki katuturan Rêsi Bagawan Angastiaprana, madruwe Ida putra kêkalih, sane duwuran lanang, mapsengan Ida Sang Subrata, sane istri mapsengan Ida Sri Satiakrêti. Ida Bagawan Angastiaprana, puputing panugrahan, saking tapa brata, maraga Rêsi Boda, maraga Ida wong kara sara, raris sang putra lanang-istri, raris matur, Inggih paduka sang Rêsi, tabeya pakulun,… Detail



Jnana Tattwa, Dasar Semua Tattwa Siwa

Jnana Tatwa patut diketahui oleh seorang abdi dharma, yang ingin bebas dari kesengsaraan penjelmaan. Tattwa jnāna merupakan dasar semua Tattva. Cetana ialah jnana yaitu : mengetahui, ingat, ingat akan kesadaran dan menjadi lupa. Acetana ialah lupa bingung tak memiliki kesadaran. Cetana dan Acetana itulah disebut dengan Śiwa-tattwa dan Māyā-tattwa. Māyā-tattwa lebih rendah dari Śiwa-tattwa. Māyā-tattwa… Detail



Dasaksara dalam Bhuwana Agung dan Alit

Tuhan Sadaśiva dalam menggerakkan hukum kemahakuasaanNya beliau diwujudkan dalam bentuk ‘Mantratma’ yaitu jiwa dari doa mantra, yang dalam bentuk aksara diwujudkan dengan OM. Sawyaparah, bhatara Sadaśiva sira, hana padmasana pinaka palungguhanira, aparan ikang padmasana ngaranya, saktinira, sakti ngaran: Vibhu Sakti, Prabhu Sakti, Kriya Sakti, Jñana Sakti, nahan yang Cadhu Sakti………………………………… nahan yang Cadhu Sakti ngaranya… Detail



Non-Dualisme pada Filsafat Advaita & Trika

Brahman melakukan lima tindakan; srsti, sthiti, samhara, tirodhana dan anugraha. Tindakan-tindakan ini umumnya dikenal sebagai ciptaan, rezeki, penyerapan, penyembunyian dan rahmat. Dua yang terakhir, penyembunyian dan rahmat mengacu pada sifat dasar. Tiga yang pertama merujuk pada bidang fisik dalam bentuk kelahiran, pertumbuhan dan kematian. Ini adalah siklus alami yang dialami oleh semua Jiwa. Yang keempat… Detail



Landasan Pokok Kepemimpinan (Astabrata) dari 8 Sifat Dewa

Ajaran astabrata dalam versi kraton ada dua yaitu versi dengan redaksi yang panjang dan redaksi yang pendek. Redaksi yang pendek, hanya memuat ajaran astabrata, sedangkan yang panjang tidak semata-rnata hanya dituju­kan kepada seorang pemimpin atau raja, tetapi juga untuk seluruh rakyat Watak dewa yang ter­cantum di dalamnya bukanlah teladan untuk raja yang ideal, tetapi watak… Detail