Usada Ceraken Tingkeb adalah “Naskah Sapu Jagat”. Berbeda dengan Usada Dalem Jawi yang sangat spesifik ke organ dalam dan kematian, Ceraken Tingkeb lebih bersifat praktis, aplikatif, dan menyeluruh. Naskah ini mengajarkan bahwa kesembuhan terjadi saat manusia berhasil menyelaraskan kembali Bayu (energi), Sabda (suara/mantra) dan Idep (pikiran/ramuan).
Lontar Usada Ceraken Tingkeb (sering disebut juga Ceraki Tingkeb).
- Ceraken : Berasal dari kata “Ceraka” atau “Ceraki” yang berarti kotak atau wadah tempat menyimpan berbagai macam obat-obatan (mirip dengan apotek kecil atau laci-laci jamu).
- Tingkeb : Berarti tertutup atau tertelungkup.
Nama ini melambangkan sebuah naskah yang menjadi “Gudang Rahasia Obat yang Lengkap”. Naskah ini dianggap sebagai ensiklopedia dasar bagi para Balian (pengobat tradisional) karena mencakup berbagai jenis penyakit dari kepala hingga kaki dalam satu kesatuan.
Naskah ini memiliki alur yang sangat sistematis, terbagi menjadi beberapa fase pengobatan :
| Bagian | Cakupan Lempir | Fokus Pembahasan |
| I. Pendahuluan | 1b | Doa keselamatan (Mangala) dan pernyataan tujuan naskah. |
| II. Diagnosa Dasar | 2 – 5 | Deteksi suhu tubuh (panas-tis) dan gejala umum (batuk, diare, nyeri sendi). |
| III. Toksikologi (Upas/Wisya) | 6 – 8 | Penanganan racun, bisa hewan, dan gangguan energi negatif. |
| IV. Spesialisasi Organ | 9 – 20 | Pengobatan khusus organ (limpa, jantung, ginjal, paru) dan panca indra (mata, telinga, gigi). |
| V. Penguatan Energi (Pangurip) | 21 – 25 | Penawar segala penyakit (Pamatuh) dan penanganan saraf (Tiwang). |
| VI. Dewata Nawa Sanga | 26 – 34 | Pengobatan berdasarkan manifestasi Dewa di sembilan penjuru mata angin. |
| VII. Komplikasi & Psikologi | 35 – 39 | Penyakit kronis (mising rah) hingga gangguan jiwa (Edan/Buduh). |
Metodologi Penyembuhan : Sekala & Niskala
Usada Ceraken Tingkeb menggunakan pendekatan holistik yang sangat relevan untuk proyek Usada Vibrasi Anda :
A. Jalur Sekala (Materi Fisik/Herbal)
Bahan-bahan yang sering muncul dalam naskah ini diklasifikasikan berdasarkan sifat kimianya :
- Bahan Penghangat : Jahe, Lempuyang, Isen, Bawang, Adas. Digunakan untuk melancarkan peredaran darah (Bayu).
- Bahan Pendingin : Temu tis, Kunyit, Air Jeruk Nipis, Daun Katuk. Digunakan untuk meredakan peradangan.
- Bahan Netralisir : Air Kelapa Mulung/Gading, Madu, Telur Ayam. Digunakan sebagai Anupana (media pengantar obat).
B. Jalur Niskala (Mantra & Vibrasi)
Setiap obat dalam naskah ini wajib disertai mantra. Mantra ini berfungsi untuk :
- Pangurip : Menghidupkan zat kimia pada tumbuhan agar memiliki kekuatan penyembuh.
- Frekuensi Organ : Getaran dari aksara suci seperti ANG, UN, MANG, RANG, SANG digunakan untuk menyelaraskan kembali getaran organ yang sakit agar kembali ke frekuensi aslinya (Purwa Jati).
Analisis Berdasarkan Arah Mata Angin (Lempir 26-34)
Ini adalah bagian paling teknis. Penyakit tidak hanya dilihat dari gejala fisik, tetapi dari arah mana energi negatif itu datang atau di organ mana Dewa penguasanya terganggu :
- Purwa (Timur – Iswara) : Fokus pada saraf dan kejernihan pikiran.
- Daksina (Selatan – Brahma) : Fokus pada unsur panas dan pencernaan.
- Pascima (Barat – Mahadewa) : Fokus pada kulit dan pembuangan.
- Uttara (Utara – Wisnu) : Fokus pada darah dan cairan tubuh.
Relevansi untuk Pengembangan Aplikasi (Usada Vibrasi)
Naskah Ceraken Tingkeb adalah aset data yang sangat kuat untuk aplikasi Anda karena :
- Database Diagnosa : Gejala fisik (seperti kaki dingin, mata lamur) dapat dikonversi menjadi input user.
- Audio Healing : Mantra-mantra pendek seperti pada Lempir 13 (Ong Sang Hyang Atma, uripna jantung sarira) adalah afirmasi getaran suara yang bisa diimplementasikan dalam fitur frekuensi suara.
- Edukasi Herbal : Memberikan informasi kepada pengguna mengenai bahan-bahan alami yang bisa ditemukan di sekitar rumah (Apotek Hidup).
Tabel Mantra Usada Ceraken Tingkeb
Login Membership













