- 1Kosmologi Kelahiran - Pewarigaan dan Otonan
- 1.1A. Karakter Saptawara
- 1.1.11. Redite (Minggu)
- 1.1.22. Soma (Senin)
- 1.1.33. Anggara (Selasa)
- 1.1.44. Buda (Rabu)
- 1.1.55. Wraspati (Kamis)
- 1.1.66. Sukra (Jumat)
- 1.1.77. Saniscara (Sabtu)
- 1.2B. Karakter Pancawara
- 2Sistem Tenung dan Diagnosis Penyakit dalam Lontar Wrhaspati Kalpa
- 2.1Tenung Saptawara
- 2.2Tenung Catur Cantaka - Divinasi Uang Kepeng
- 2.3Tenung Firasat Tubuh (Polahing Wong)
- 3Usada dalam Lontar Wrhaspati Kalpa
- 3.1Bahan Obat dan Mantra
- 3.2Ritual Caru dan Bayuh Oton
- 4Terjemahan Naskah Lontar Wrhaspati Kalpa
- 5Naskah Lontar Wrhaspati Kalpa
Sistem Tenung dan Diagnosis Penyakit dalam Lontar Wrhaspati Kalpa
Dalam sistem medis Wrhaspati Kalpa, diagnosis penyakit tidak didasarkan pada pemeriksaan fisik semata (seperti detak jantung atau suhu tubuh), melainkan pada analisis waktu dan kebetulan (synchronicity). Bagian ini dikenal sebagai Tenung (Divinasi). Naskah ini mengajarkan bahwa momen ketika seseorang datang bertanya tentang penyakit bukanlah kebetulan, melainkan kunci untuk membuka misteri penyebab penyakit tersebut.
Tenung Saptawara
Naskah menyajikan algoritma diagnostik yang unik : penyebab penyakit ditentukan oleh hari apa keluarga pasien datang berkonsultasi (atanye lare).
Login Membership
Tenung Catur Cantaka – Divinasi Uang Kepeng
Selain berdasarkan hari, naskah juga mengajarkan metode Tenung Catur Cantaka menggunakan uang kepeng (jinah). Balian akan mengambil segenggam uang secara acak (jinumput), lalu menghitung jumlahnya dengan membagi empat. Sisa koin (satu, dua, tiga, atau empat/habis) menentukan sumber penyakit :
Login Membership
Tenung Firasat Tubuh (Polahing Wong)
Diagnosis juga dilakukan dengan mengamati gerakan tak sadar pasien saat berkonsultasi. Ini adalah bentuk semiotika medis :
- Jika pasien mengusap rambut : Tanda gangguan dari Hyang.
Solusi : Caru sarwa pawitra. - Jika pasien mengusap mata : Gangguan dari Widyadari Tunjung Biru.
Solusi : Sajian serba hitam. - Jika pasien mengusap hidung : Gangguan dari sumpah orang tua (sampali wongatue).
Solusi : Sate putih. - Jika pasien memetik kuku : Gangguan Bhuta Siwah dan Agni.
Solusi : Ayam sakembaran dan anjing merah (asu bang).




