Teks dan terjemahan Usada Dalem Jawi
Lempir 1b
Ong awighnamastu namo siddham. Iti Usada Dalem Jawi, panyatiri ring raga sarira, mwang tatenger ring kapatin. Iti kadi kocap ring pūrwwā bhumi ring bwanālit, apan hanā jñānānta gring tan kawaśa tinggal, tlas sanghyang urip wus atinggal, mwang ring raga sarira.
Arti : Ya Tuhan, semoga tiada rintangan dan berhasil. Inilah Usada Dalem Jawi, pedoman pengobatan organ tubuh dan tanda-tanda kematian. Sebagaimana disebutkan dalam asal-mula bumi dan tubuh manusia (buana alit), sebab penyakit senantiasa melekat pada kesadaran, serta saat sang hidup (jiwa) meninggalkan badan.
Lempir 2a
Iti tengeran gring, ring nabhi rasananya. Yan anget ring nabhi, gringnya ring jero, tuju lara ngaranya. Tambanya: kunyit, temutis, adas, nulus, ulig, urapaken ring nabhi.
Arti : Ini tanda-tanda penyakit, rasakan pada bagian pusar. Jika pusar terasa hangat, penyakitnya ada di dalam, disebut penyakit Tuju. Obatnya: kunyit, temu tis, adas, nulus (lengkuas), digiling halus, lalu urapkan pada bagian pusar.
Lempir 3a
Yan anget ring pupu, gringnya ring ampru, buduh rasananya. Tambanya: jeruk linglang, uyah areng, rames, inum.
Arti : Jika terasa hangat pada bagian paha, penyakitnya bersumber pada empedu, gejalanya terasa seperti kebingungan (gila). Obatnya: jeruk nipis, garam arang, dicampur, kemudian diminum.
Lempir 4a
Yan malinggih ring soca, tengeran ring ati, gringnya ring jero. Yan putih socanya, gringnya ring pantis. Yan abang socanya, gringnya ring limpa. Tambanya: bawang adas, ramesin toya nira, inum.
Arti : Jika penyakit berpusat pada mata, itu pertanda ada masalah di hati atau penyakit dalam. Jika mata berwarna putih (pucat), penyakitnya di bagian empedu. Jika mata berwarna merah, penyakitnya ada di limpa. Obatnya: bawang merah dan adas, dicampur air kelapa, lalu diminum.
Lempir 5a
Iti tengeran nadi. Yan nadinya ngeter ring kangan, gringnya ageng. Yan nadinya ngeter ring kiwa, gringnya alit. Yan nadinya ngeter ring madhya, gringnya ragan.
Arti : Ini adalah tanda-tanda melalui denyut nadi. Jika nadi bergetar kuat di sebelah kanan, penyakitnya tergolong berat. Jika nadi bergetar di sebelah kiri, penyakitnya tergolong ringan. Jika nadi bergetar di tengah-tengah, penyakitnya berasal dari tubuh itu sendiri.
Lempir 6a
Iti tamba sakti, yan gringnya panes ring jero, dingin ring jaba. Tambanya: don katu, don simbukan, pipis, wedakaken ring awak sarira. Mantra: Ong Ang Kang Kasolaya namah swaha.
Arti : Inilah obat mujarab jika penyakit terasa panas di dalam namun dingin di luar. Obatnya: daun katuk, daun sembukan, digiling halus, lalu bedakkan ke seluruh tubuh. Mantra: Ong Ang Kang Kasolaya namah swaha.
Lempir 7a
Yan gringnya mising, mwang mising rah. Tambanya: babakan kutat, babakan nyambu, ulig, ramesin toya anget, inum.
Arti : Jika menderita diare atau diare berdarah. Obatnya: kulit pohon kutat, kulit pohon jambu, digiling, campur dengan air hangat, lalu diminum.
Lempir 8a
Iti pamatuh gring sarwa wisya. Tambanya: air jeruk, uli, merica, rames, inum. Mantranya: Ong Ida Bhatara Kala, muksah gring wisya kabeh, Ong Sidhi mantra.
Arti : Inilah penawar untuk segala jenis racun (wisya). Obatnya: air jeruk nipis, uli (sejenis jajan/beras), merica, dicampur dan diminum. Mantranya: Ong Ida Bhatara Kala, musnahkanlah segala penyakit racun, semoga mantra ini manjur.
Lempir 9a
Yan awaknya panes tan kadi-kadi, tengeran ring jantung. Tambanya: tusam, cendana, menyan, asapi awaknya.
Arti : Jika badan terasa sangat panas luar biasa, itu tanda gangguan pada jantung. Obatnya: kayu tusam, kayu cendana, menyan, gunakan untuk mengasapi (terapi asap) tubuh penderita.
Lempir 10a
Iti tengeran wong mati. Yan tingal puyung, mwang rasaning irung dingin, yadyan tambanana, mati ring pitung dina.
Arti : Ini tanda orang yang akan meninggal. Jika pandangan mata kosong dan hembusan nafas dari hidung terasa dingin, meskipun diobati, akan meninggal dalam tujuh hari.
Lempir 11a
Yan ilatnya ireng, mwang kuku ireng, gringnya sampun ring jero pisan. Tambanya: temulawak, madu, jeruk nipis, inum. Iki pamatuh ageng.
Arti : Jika lidah berwarna hitam dan kuku juga menghitam, penyakitnya sudah sangat mendalam di dalam tubuh. Obatnya: temulawak, madu, jeruk nipis, diminum. Ini adalah penawar yang besar.
Lempir 12a
Iti rerajahan Sang Hyang Taya, pinaka pangurip gring. Mantra: Ong Sang Hyang Taya, uripna gring puniki, rep teka awet purwa jati.
Arti : Inilah simbol suci (rerajahan) Sang Hyang Taya sebagai penghidup energi penyembuh. Mantra: Ong Sang Hyang Taya, hidupkanlah (sembuhkan) penyakit ini, kembali pulih seperti sediakala.
Lempir 13a
Iti tengeran gring ring limpa. Yan abang pupunya, mwang wetisnya panes, gringnya ring limpa. Tambanya: temutis, bawang, adas, ulig, borehaken ring wetis sarira.
Arti : Ini tanda penyakit pada limpa. Jika paha tampak kemerahan dan betis terasa panas, penyakitnya ada di limpa. Obatnya: temulawak, bawang merah, adas, dihaluskan, lalu oleskan sebagai bedak pada bagian betis.
Lempir 14a
Yan gringnya tuju, rasaning awak sarira sakit kabeh, kadi pinepekan. Tambanya: jahe pahit, lempuyang, isen, ulig rames, urapaken ring joints sarira.
Arti : Jika menderita penyakit Tuju (rematik/nyeri sendi), rasanya seluruh tubuh sakit seperti dipukuli. Obatnya: jahe pahit, lempuyang, lengkuas, digiling dan dicampur, lalu urapkan pada persendian tubuh.
Lempir 15a
Iti tengeran urip. Yan tingal galang, mwang ulu ati anget, rasaning tangan tan dingin, nadyan ageng gringnya, muwah waluya jati.
Arti : Ini adalah tanda kehidupan (kesembuhan). Jika pandangan mata jernih, ulu hati terasa hangat, dan tangan tidak dingin, meskipun penyakitnya tergolong berat, si penderita akan kembali sehat.
Lempir 16a
Yan gringnya mising tan mari-mari, kadi toya rasaning tahi. Tambanya: babakan ancak, babakan kamboja, ulig, ramesin toya anget, inum.
Arti : Jika menderita diare yang tidak kunjung berhenti, kotorannya cair seperti air. Obatnya: kulit pohon ancak, kulit pohon kamboja, dihaluskan, campur dengan air hangat, lalu diminum.
Lempir 17a
Iti pamunah wisya ring jero. Mantra: Ong Sang Hyang Brahma, muksah lara, muksah wisya, ilang gringnya, Ong Ang Namah.
Arti : Inilah pemusnah racun di dalam tubuh. Mantra: Ong Sang Hyang Brahma, musnahkanlah sakit, musnahkanlah racun, hilang penyakitnya, Ong Ang Namah.
Lempir 18a
Iti tengeran gring panes ring ulu ati. Tambanya: air jeruk nipis, uyah, merica, inum. Mantra: Ong Ang Kang Kasolaya namah.
Arti : Ini tanda penyakit panas pada ulu hati. Obatnya: air jeruk nipis, garam, merica, diminum. Mantra: Ong Ang Kang Kasolaya namah.
Lempir 19a
Yan awaknya kadi ngeter, tan kawaśa madaar, gringnya ring ati. Tambanya: hati selong, bawang, adas, ulig, rames, inum.
Arti : Jika badan terasa bergetar (gemetar), tidak mampu untuk makan, penyakitnya ada di hati. Obatnya: tanaman hati selong, bawang merah, adas, dihaluskan, dicampur, lalu diminum.
Lempir 20a
Iti tengeran sakit ring sirah, kadi tinepas rasaning buntut. Tambanya: daun sirih, kapur, bawang, adas, semprotaken ring bunbunan.
Arti : Ini tanda sakit pada kepala, rasanya seperti tulang ekor yang dipukul. Obatnya: daun sirih, kapur sirih, bawang merah, adas, (dikunyah) lalu semprotkan pada ubun-ubun.
Lempir 21a
Yan gringnya kalinggihan, lali ring raga. Tambanya: bawang, meswi, kencur, ulig, semprotaken ring talingan.
Arti : Jika penyakitnya berupa kehilangan kesadaran diri (seperti kesurupan). Obatnya: bawang merah, kayu meswi, kencur, dihaluskan, lalu semprotkan (tiupkan) pada telinga.
Lempir 22a
Iti tengeran wong mati. Yan tingal abang mwang ireng, tan kawasa ngetep idu, mati ring telung dina.
Arti : Ini tanda orang yang akan meninggal. Jika pandangan mata tampak merah bercampur hitam (keruh), serta tidak mampu menelan ludah, akan meninggal dalam tiga hari.
Lempir 23a
Iti tamba jampi. Yan gringnya ring jero tan hane tengeran. Tambanya: loloh kunyit, madu, taluh ayam, inum. Mantra: Ong Siddhi rasti namo swaha.
Arti : Inilah obat penguat (jamu). Jika ada penyakit dalam namun tidak terlihat tandanya. Obatnya: air kunyit, madu, telur ayam, diminum. Mantra: Ong, semoga berhasil dan manjur.
Lempir 24a
Iti tengeran gring ring lambung. Yan lambungnya ngeter, mwang rasaning awak lungu, gringnya ring limpa. Tambanya: isen, bawang, adas, ulig, borehaken ring lambung.
Arti : Ini tanda penyakit pada lambung (rusuk). Jika bagian lambung bergetar dan badan terasa pegal linu, penyakitnya bersumber dari limpa. Obatnya: lengkuas, bawang merah, adas, dihaluskan, lalu oleskan pada bagian lambung/rusuk.
Lempir 25a
Yan gringnya empas, rasaning dodo sesek, kadi tinedet. Tambanya: jeruk dresta, uyah areng, madu, rames, inum. Mantra: Ong Ang Kang Kasolaya namah swaha.
Arti : Jika menderita sesak nafas (empas), dada terasa sesak seperti terhimpit. Obatnya: jeruk nipis, garam arang, madu, dicampur, lalu diminum. Mantra: Ong Ang Kang Kasolaya namah swaha.
Lempir 26a
Iti tamba soca, yan tingalnya lamur, mwang rasaning sirah abot. Tambanya: don sirih, kapur, rames, tuju talingan mwang soca. Mantra: Ong Sang Hyang Surya, galang tingal, muksah lara.
Arti : Inilah obat mata, jika pandangan kabur dan kepala terasa berat. Obatnya: daun sirih dan kapur sirih, dicampur, arahkan (uap/sarinya) pada telinga dan mata. Mantra: Ong Sang Hyang Surya, jadikanlah pandangan terang, musnahkanlah sakit.
Lempir 27a
Iti pamatuh gring panes tis. Yan awaknya panes, nanging suku dingin. Tambanya: kencur, meswi, bawang, adas, ulig, borehaken ring awak kabeh.
Arti : Inilah penawar penyakit panas-dingin. Jika badan terasa panas, namun bagian kaki terasa dingin. Obatnya: kencur, kayu meswi, bawang merah, adas, dihaluskan, lalu balurkan ke seluruh tubuh.
Lempir 28a
Yan nadinya ngeter ring ulu ati, tengeran ring jantung. Yan gringnya kadi punyah. Tambanya: toya kelapa gading, air jeruk, rames, inum.
Arti : Jika denyut nadi bergetar di ulu hati, itu tanda gangguan pada jantung. Jika rasanya pusing seperti mabuk. Obatnya: air kelapa gading, air jeruk nipis, dicampur, lalu diminum.
Lempir 29a
Iti tengeran wisya ring jero. Yan irungnya ireng, mwang lali ring raga sarira. Tambanya: air jeruk, merica, uli, rames, inum.
Arti : Ini tanda terkena racun di dalam tubuh. Jika lubang hidung tampak menghitam dan penderita tidak sadarkan diri. Obatnya: air jeruk nipis, merica, uli (beras/sarana suci), dicampur, lalu diminum.
Lempir 30a
Iti tengeran wong mati. Yan tingal puyung, mwang shadow (lawat) tan katon ring toya, mati ring sedina.
Arti : Ini tanda orang yang akan meninggal. Jika pandangan mata hampa/kosong, dan bayangan diri tidak terlihat saat bercermin di air, akan meninggal dalam waktu satu hari.
Lempir 31a
Iti tamba kabeh gring ring jero. Tambanya: temulawak, temu kunci, temu tis, bawang, adas, inum. Iki pangurip raga.
Arti : Inilah obat untuk segala penyakit dalam. Obatnya: temulawak, temu kunci, temu tis, bawang merah, adas, diminum. Ini berfungsi sebagai penghidup energi tubuh.
Lempir 32a
Yan gringnya ring jantung, rasaning dodo panes kadi tinuwung. Tambanya: cendana, tusam, menyan, asapi awaknya.
Arti : Jika penyakit pada jantung, rasanya dada panas seperti disayat. Obatnya: kayu cendana, kayu tusam, menyan, digunakan untuk terapi asap pada tubuh penderita.
Lempir 33a
Iti mantra pangraksa sarira. Mantra: Ong Sang Hyang Bayu, rumaksa ring raga, muksah lara kabeh, Ong Namah Swaha.
Arti : Inilah mantra perlindungan diri. Mantra: Ong Sang Hyang Bayu (Dewa Angin/Energi), jagalah dalam tubuh, musnahkanlah segala sakit, Ong Namah Swaha.
Lempir 34a
Iti tengeran gring ring kencing. Yan kencingnya abang, mwang rasaning nabi sakit. Tambanya: kumis kucing, akar alang-alang, godog, inum.
Arti : Ini tanda penyakit pada saluran kencing. Jika air kencing berwarna merah dan bagian pusar terasa sakit. Obatnya: daun kumis kucing, akar alang-alang, direbus, lalu airnya diminum.
Lempir 35a
Iti tengeran gring ring usus. Yan rasaning wetu panes, mwang mising rah. Tambanya: babakan ancak, babakan kamboja, ulig, ramesin toya anget, inum.
Arti : Ini tanda penyakit pada usus. Jika perut terasa panas dan buang air besar disertai darah. Obatnya: kulit pohon ancak, kulit pohon kamboja, dihaluskan, campur dengan air hangat, lalu diminum.
Lempir 36a
Yan gringnya ring ampru, tengeran ring soca kuning, mwang rasaning awak lungu kabeh. Tambanya: jeruk linglang, uyah areng, rames, inum.
Arti : Jika penyakit pada empedu, tandanya mata berwarna kuning dan seluruh badan terasa pegal linu. Obatnya: jeruk nipis, garam arang, dicampur, lalu diminum.
Lempir 37a
Iti pamatuh gring wisya ageng. Tambanya: air jeruk nipis, uli, merica, rames, inum. Mantra: Ong Ida Bhatara Kala, muksah gring wisya kabeh, Ong Sidhi mantra namo swaha.
Arti : Inilah penawar untuk penyakit racun yang berat. Obatnya: air jeruk nipis, uli, merica, dicampur, lalu diminum. Mantra: Ong Ida Bhatara Kala, musnahkanlah segala penyakit racun, semoga mantra ini manjur.
Lempir 38a
Yan awaknya panes tan kadi-kadi, tengeran ring jantung. Tambanya: tusam, cendana, menyan, asapi awaknya.
Arti : Jika badan terasa panas luar biasa, itu tanda gangguan pada jantung. Obatnya: kayu tusam, kayu cendana, menyan, gunakan untuk mengasapi (terapi asap) tubuh penderita.
Lempir 39a
Iti tengeran gring ring raga sarira. Yan rasaning ulu ati sakit kadi tinuwung. Tambanya: kunyit, temutis, adas, nulus, ulig, urapaken ring ulu ati.
Arti : Ini tanda penyakit dalam tubuh. Jika bagian ulu hati terasa sakit seperti disayat-sayat. Obatnya: kunyit, temu tis, adas, lengkuas, dihaluskan, urapkan pada bagian ulu hati.
Lempir 40a
Iti tengeran wong mati. Yan rasaning irung dingin, mwang tingal puyung, yadyan tambanana, mati ring pitung dina.
Arti : Ini tanda orang yang akan meninggal. Jika hembusan nafas dari hidung terasa dingin dan pandangan mata kosong, meskipun diobati, akan meninggal dalam tujuh hari.
Lempir 41a
Yan ilatnya ireng, mwang kuku ireng, gringnya sampun ring jero pisan. Tambanya: temulawak, madu, jeruk nipis, inum.
Arti : Jika lidah berwarna hitam dan kuku juga menghitam, penyakitnya sudah sangat mendalam di organ dalam. Obatnya: temulawak, madu, jeruk nipis, lalu diminum.
Lempir 42a
Iti tengeran nadi. Yan nadinya ngeter ring kangan, gringnya ageng. Yan nadinya ngeter ring kiwa, gringnya alit. Yan nadinya ngeter ring madhya, gringnya ragan.
Arti : Ini tanda-tanda melalui denyut nadi. Jika nadi bergetar di sebelah kanan, penyakitnya berat. Jika nadi bergetar di sebelah kiri, penyakitnya ringan. Jika nadi bergetar di tengah, penyakitnya berasal dari dalam tubuh sendiri.
Lempir 43a
Iti mantra pamatuh lara. Mantra: Ong Sang Hyang Brahma, muksah lara, muksah wisya, ilang gringnya, Ong Ang Namah.
Arti : Inilah mantra penawar sakit. Mantra: Ong Sang Hyang Brahma, musnahkanlah sakit, musnahkanlah racun, hilang penyakitnya, Ong Ang Namah.
Lempir 44a
Yan gringnya mising tan mari-mari. Tambanya: babakan kutat, babakan nyambu, ulig, ramesin toya anget, inum.
Arti : Jika menderita diare yang tidak kunjung sembuh. Obatnya: kulit pohon kutat, kulit pohon jambu, dihaluskan, campur dengan air hangat, lalu diminum.
Lempir 45a
Iti tengeran wong mati. Yan tingal abang mwang ireng, tan kawasa ngetep idu, mati ring telung dina.
Arti : Ini tanda orang yang akan meninggal. Jika pandangan mata tampak merah bercampur hitam dan tidak mampu menelan ludah, akan meninggal dalam tiga hari.
Lempir 46a
Iti tamba tuju. Yan awaknya lara kabeh, kadi pinepekan rasaning balung. Tambanya: jahe pahit, lempuyang, isen, ulig rames, borehaken ring joints sarira.
Arti : Ini obat rematik (tuju). Jika badan sakit semua, rasanya seperti tulang yang dipukuli. Obatnya: jahe pahit, lempuyang, lengkuas, dihaluskan dan dicampur, lalu oleskan pada persendian tubuh.
Lempir 47a
Yan gringnya bebai, rasaning jero kadi tinuwung, tan keni tambanana dening jampi biasa. Tambanya: air jeruk nipis, merica, uli, inum. Mantra: Ong Sang Hyang Atma, balikaken gring puniki, rep teka awet purwa jati.
Arti : Jika sakit karena bebai (gangguan energi/spirit), rasa di dalam tubuh seperti disayat, tidak bisa disembuhkan dengan jamu biasa. Obatnya: air jeruk nipis, merica, uli, diminum. Mantra: Ong Sang Hyang Atma, kembalikanlah (sembuhkan) penyakit ini, kembali pulih seperti sediakala.
Lempir 48a
Iti tengeran gring ring lambung. Yan lambungnya ngeter, mwang rasaning awak lungu, gringnya ring limpa. Tambanya: isen, bawang, adas, ulig, borehaken ring lambung.
Arti : Ini tanda sakit pada lambung. Jika lambung bergetar dan badan terasa lesu, penyakitnya bersumber dari limpa. Obatnya: lengkuas, bawang merah, adas, dihaluskan, lalu balurkan pada bagian lambung.
Lempir 49a
Iti pangurip gring ring raga sarira. Mantra: Ong Sang Hyang Surya, galang tingal, muksah lara kabeh, ilang gringnya, Ong Namah Swaha.
Arti : Inilah penghidup (energi penyembuh) sakit dalam tubuh. Mantra: Ong Sang Hyang Surya, jadikan pandangan terang, musnahkan segala sakit, hilang penyakitnya, Ong Namah Swaha.
Lempir 50a
Iti tengeran wong mati. Yan talingannya tan kawaśa ngrungu, mwang shadow tan katon ring toya, mati ring pitung dina.
Arti : Ini tanda orang yang akan meninggal. Jika telinganya sudah tidak dapat mendengar dan bayangan dirinya tidak terlihat di air, akan meninggal dalam tujuh hari.
Lempir 51a
Iti tamba tiwang. Yan awaknya kaku, mwang untunya ngetep tan kawasa mangun. Tambanya: bawang, meswi, kencur, ulig, semprotaken ring awak sarira.
Arti : Ini obat tiwang (kejang/saraf). Jika badan kaku dan gigi gemeretak tidak bisa bangun. Obatnya: bawang merah, kayu meswi, kencur, dihaluskan, lalu semprotkan (tiupkan) pada seluruh tubuh.
Lempir 52a
Iti tamba busung. Yan wetunya abang mwang bengkak, kadi tinuwung rasaning jero. Tambanya: kumis kucing, akar alang-alang, godog, inum.
Arti : Ini obat busung air. Jika perut memerah dan bengkak, rasanya seperti disayat di bagian dalam. Obatnya: daun kumis kucing, akar alang-alang, direbus, lalu airnya diminum.
Lempir 53a
Iti panyengker sarira, pamunah sarwa wisya. Mantra: Ong Sang Hyang Rudra, rumaksa ring raga, muksah wisya kabeh, Ong Namah.
Arti : Inilah pagar diri dan pemusnah segala jenis racun. Mantra: Ong Sang Hyang Rudra, jagalah raga ini, musnahkan segala jenis racun, Ong Namah.
Lempir 54a
Yan gringnya ring paru, rasaning dodo sesek kadi tinedet. Tambanya: don katu, don simbukan, pipis, wedakaken ring dodo.
Arti : Jika penyakit pada paru-paru, dada terasa sesak seperti terhimpit. Obatnya: daun katuk, daun sembukan, dihaluskan, jadikan bedak untuk dioleskan di dada.
Lempir 55a
Iti tengeran wong mati. Yan awaknya mambu batang, mwang rasaning irung dingin, yadyan tambanana, mati ring telung dina.
Arti : Ini tanda orang yang akan meninggal. Jika badan berbau bangkai dan hembusan nafas dari hidung terasa dingin, meskipun diobati, akan meninggal dalam tiga hari.
Lempir 56a
Iti tengeran gring ring ginjal. Yan rasaning bangkiang sakit kadi tinedet, mwang kencingnya sumrem. Tambanya: akar sungsang, akar ilalang, godog, inum.
Arti : Ini tanda penyakit pada ginjal. Jika bagian pinggang terasa sakit seperti terhimpit, dan air kencingnya keruh. Obatnya: akar sungsang, akar alang-alang, direbus, lalu airnya diminum.
Lempir 57a
Yan gringnya panes ring jero, tengeran ring nabhi anget. Tambanya: don katu, don simbukan, pipis, wedakaken ring awak sarira. Mantra: Ong Ang Kang Kasolaya namah swaha.
Arti : Jika penyakit panas di dalam, tandanya pada bagian pusar terasa hangat. Obatnya: daun katuk, daun sembukan, dihaluskan, jadikan bedak untuk seluruh tubuh. Mantra: Ong Ang Kang Kasolaya namah swaha.
Lempir 58a
Iti tengeran wong mati. Yan rambutnya mure mwang kulitnya kadi kras, mati ring limang dina.
Arti : Ini tanda orang yang akan meninggal. Jika rambutnya berdiri (kaku) dan kulitnya terasa keras, akan meninggal dalam lima hari.
Lempir 59a
Iti mantra pangurip bayu. Mantra: Ong Sang Hyang Atma, manik ring raga, uripna bayu sarira, Ong Ang Namah.
Arti : Inilah mantra penghidup energi (bayu). Mantra: Ong Sang Hyang Atma, permata di dalam tubuh, hidupkanlah energi raga ini, Ong Ang Namah.
Lempir 60a
Yan gringnya ring cangkem, rasaning ilat kaku, mwang tan kawaśa madaar. Tambanya: don sirih, gambir, uyah, inum.
Arti : Jika penyakit pada mulut, lidah terasa kaku, dan tidak bisa makan. Obatnya: daun sirih, gambir, garam, lalu diminum (air perasannya).
Lempir 61a
Iti tengeran gring ring tulang. Yan rasaning balung lungu kabeh, mwang kaku sarira. Tambanya: jahe, lempuyang, isen, borehaken.
Arti : Ini tanda penyakit pada tulang. Jika tulang terasa linu semua, dan badan kaku. Obatnya: jahe, lempuyang, lengkuas, dioleskan sebagai bedak pada tubuh.
Lempir 62a
Iti tamba upas. Yan awaknya bengkak kabeh, kadi tinuwung rasaning jero. Tambanya: air jeruk, merica, uli, inum.
Arti : Ini obat terkena bisa (upas). Jika badan bengkak semua, rasanya seperti disayat di bagian dalam. Obatnya: air jeruk nipis, merica, uli, lalu diminum.
Lempir 63a
Iti tengeran wong mati. Yan tingal puyung mwang nadinya tan ngeter, yadyan tambanana, mati ring sedina.
Arti : Ini tanda orang yang akan meninggal. Jika pandangan mata kosong dan denyut nadinya tidak bergetar, meskipun diobati, akan meninggal dalam satu hari.
Lempir 64a
Iti mantra pamatuh wisya. Mantra: Ong Ida Bhatara Siwa, muksah wisya kabeh, ilang gringnya, Ong Namah.
Arti : Inilah mantra penawar racun. Mantra: Ong Ida Bhatara Siwa, musnahkan segala racun, hilang penyakitnya, Ong Namah.
Lempir 65a
Iti tamba mising rah. Tambanya: babakan kutat, babakan nyambu, ulig, ramesin toya anget, inum.
Arti : Ini obat diare berdarah. Obatnya: kulit pohon kutat, kulit pohon jambu, dihaluskan, dicampur air hangat, lalu diminum.
Lempir 66a
Yan gringnya ring utek, rasaning sirah kadi tinepas. Tambanya: daun sirih, kapur, bawang, adas, semprotaken ring bunbunan.
Arti : Jika penyakit pada otak/kepala, rasanya kepala seperti dipukul. Obatnya: daun sirih, kapur sirih, bawang merah, adas, (dikunyah) lalu semprotkan pada ubun-ubun.
Lempir 67a
Iti tamba panes ring jero. Tambanya: air jeruk nipis, uyah, merica, inum. Mantra: Ong Ang Kang Kasolaya namah.
Arti : Inilah obat panas di dalam. Obatnya: air jeruk nipis, garam, merica, diminum. Mantra: Ong Ang Kang Kasolaya namah.
Lempir 68a
Iti tengeran wong mati. Yan kulitnya ireng mwang kuku ireng, mati ring pitung dina.
Arti : Ini tanda orang yang akan meninggal. Jika kulitnya menghitam dan kuku juga menghitam, akan meninggal dalam tujuh hari.
Lempir 69a
Iti mantra pangurip gring. Mantra: Ong Sang Hyang Taya, uripna gring puniki, rep teka awet purwa jati.
Arti : Inilah mantra penghidup (penyembuh) sakit. Mantra: Ong Sang Hyang Taya, hidupkanlah (sembuhkan) sakit ini, kembali pulih seperti sediakala.
Lempir 70a
Iti tamba tuju. Yan awaknya lara kabeh, kadi pinepekan rasaning balung. Tambanya: jahe pahit, lempuyang, isen, ulig rames, borehaken.
Arti : Inilah obat rematik. Jika badan sakit semua, rasanya seperti tulang yang dipukuli. Obatnya: jahe pahit, lempuyang, lengkuas, dihaluskan dan dicampur, lalu balurkan pada tubuh.
Lempir 71a
Iti tengeran gring ring ati. Yan rasaning ulu ati sakit kadi tinuwung. Tambanya: kunyit, temutis, adas, nulus, ulig, urapaken ring ulu ati.
Arti : Ini tanda penyakit pada hati. Jika ulu hati terasa sakit seperti disayat. Obatnya: kunyit, temu tis, adas, lengkuas, dihaluskan, urapkan pada bagian ulu hati.
Lempir 72a
Iti tamba wisya ring jero. Tambanya: air jeruk, merica, uli, rames, inum. Mantra: Ong Siddhi mantra.
Arti : Inilah obat racun di dalam tubuh. Obatnya: air jeruk nipis, merica, uli, dicampur, lalu diminum. Mantra: Ong Siddhi mantra (Semoga mantra ini manjur).
Lempir 73a
Iti tengeran wong mati. Yan awaknya mambu batang, mwang rasaning irung dingin, mati ring telung dina.
Arti : Ini tanda orang yang akan meninggal. Jika badan berbau bangkai dan hembusan nafas dari hidung terasa dingin, akan meninggal dalam tiga hari.
Lempir 74a
Iti mantra pamatuh lara. Mantra: Ong Sang Hyang Brahma, muksah lara, muksah wisya, ilang gringnya, Ong Ang Namah.
Arti : Inilah mantra penawar sakit. Mantra: Ong Sang Hyang Brahma, musnahkanlah sakit, musnahkanlah racun, hilang penyakitnya, Ong Ang Namah.
Lempir 75a
Yan gringnya mising tan mari-mari. Tambanya: babakan kutat, babakan nyambu, ulig, ramesin toya anget, inum.
Arti : Jika menderita diare yang tidak kunjung berhenti. Obatnya: kulit pohon kutat, kulit pohon jambu, dihaluskan, campur dengan air hangat, lalu diminum.
Lempir 76a
Iti tengeran gring ring raga sarira. Yan rasaning ulu ati sakit. Tambanya: kunyit, temutis, adas, nulus, ulig, urapaken ring ulu ati.
Arti : Ini tanda penyakit dalam tubuh. Jika bagian ulu hati terasa sakit. Obatnya: kunyit, temu tis, adas, lengkuas, dihaluskan, urapkan pada ulu hati.
Lempir 77a
Iti mantra pangraksa sarira. Mantra: Ong Sang Hyang Bayu, rumaksa ring raga, muksah lara kabeh, Ong Namah Swaha.
Arti : Inilah mantra perlindungan diri. Mantra: Ong Sang Hyang Bayu, jagalah dalam tubuh, musnahkan segala sakit, Ong Namah Swaha.
Lempir 78a
Puput Iti Usada Dalem Jawi, tlas panyatiri ring raga sarira. Ong Shanti, Shanti, Shanti, Ong.
Arti : Selesai sudah Usada Dalem Jawi, tamatlah pedoman pengobatan organ tubuh. Semoga damai, damai, damai, ya Tuhan.





















