Proses dan Peran Catur Sanak (Kandapat) dalam Kehidupan


Download Semua Konten PDF – 12 Bulan

Rp 100.000,00

Total: Rp100.000,00


Contoh PDF hasil dari download
Klik disini

  • Donasi untuk download semua konten yang ada di website ini ke versi PDF.
  • Hak akses download berlaku untuk 12 bulan.
  • Konten akan terus ada penambahan, dan anda bebas untuk download konten baru (selama akun aktif).
  • Pastikan menggunakan Email aktif untuk konfirmasi akun.
  • Pembayaran dengan Transfer Bank
  • Aktivasi akun mak. 1×24 jam setelah pembayaran. Mohon melakukan konfirmasi dengan membalas email jika sudah melakukan pembayaran. Tanpa konfirmasi, pihak admin tidak dapat mengetahui jika sudah ada pembayaran.

 

III. Proses Catur Sanak Dalam Diri Manusia

Didalam Lontar Kanda Empat dikatakan ada manusia laki- laki, ada manusia perempuan, ada manusia bencong, ini disebabkan karena pertemuan antara kama putih (bapak) dengan kama bang (ibu) dimana pertemuan ini mengasilkan laki-laki (kama putih), kama bang (perempuan), dan kalau warnanya dadu akan menjadi bencong.

Nihan Kawiting Manusanira Duk Sira Ring Jero Weteng, Kaweruhakena arane, Sangkane Ana Jatma Lanang, Wadon, Mwang Kedi. Duk Bapanta Matemu Ring Babunta, Ana Kama Putih, Kama Bang, Kama Dadu. Kama Putih dadi Lanang, Kama Bang dadi Wadon, Kama Dadu Dadi Kedi.

A. 1 Sampai 10 Bulan

Dalam lontar Kanda Empat disebutkan:

Wus Tutug Sawulan Bapanta Amulang Sih Ring Babunta, Kaprabeda Aran Sanghyang Maya-maya, nga., adruwe Surya, Candra. Rong Wulan Denia Pulang Sih, Sanghyang Kaputihana, nga., Adruwe Bayu, Sabda, Idep, Tigang Bulan Mapulang Sih, Sanghyang Tiga nga., Ana Panca Resi Sumusup Ring Kulit, Ring Daging, Ring Otot, Ring Balung, Ring Sumsum. Petang Wulan, Sanghyang Catur Warna, nga., Ana Dewata, Nawasanga, Sumusup ring Buwana. Limang Wulan, Sanghyang Alenging, nga., Ana Bumi, Langit, Sami Matunggalan dados asiki, mareka Jadma Genep. Tutug Enam Wulan, Sanghyang Rambutmalengis, nga., ana sanakta mijil saking Babunta, nga., Babu Ugian pada ngempu ring gedong watu, anginum titisan, mreta ring kundi manik. Sapuluh Wulan jeroning weteng, arep sira metu, menga lawangan agung, metu  Babu Lembana rihin, metu Kakangira Babu Abra. Babu ugian, Babu Kakere, pada tiba ring lemah kabeh.

Artinya Ketika terjadi pembuahan antara Kama Petak dengan Kama Bang umurnya baru sebulan bernama Sanghyang Maya-maya. Kalau sudah dua bulan bernama Sanghyang Kaputihana baru ada setitik atau gumpalan merah (Surya, Candra). Tiga bulan umurnya bernama Sanghyang Tiga sudah terdapat Sabda, Bayu, Idep, dan sudah mulai terbentuk kulit, daging, otot, tulang, sumsum. Empat bulan umurnya bernama Sanghyang Caturwarna, ada Dewata Nawasanga yang memasuki bayi tersebut. Lima bulan umurnya Sanghyang Alenging namanya, mulai semakin padat, rongga-rongga badan mulai terbentuk, semua menyatu akan semakin sempurna. Berumur enam bulan Sanghyang Rambut Malengis namanya, disaat berumur enam bulan ini mulai nampak saudaranya (catur sanak) atau saudara empat. Berumur sepuluh bulan sempurna bayi tersebut dan siap lahir. Yang lahir pertama saudaranya yang bernama Babu Lembana (yeh nyom), kemudian Babu Abra (darah), kemudian Babu Ugian (ari-ari), kemudia Babu Kakere (lamad) baru bayi itu sendiri lahir.



Baca Juga

Beryadnya dengan Sharing

Tak akan Mengurangi Pengetahuan